Choirul Huda Meninggal, Syahrini Ikut Berbela Sungkawa

Kabar duka datang dari dunia olahraga, yang mana salah satu penjaga gawang dari Persela Lamongan Choirul Huda dinyatakan meninggal dunia karena cedera di bagian dada dan perut pada saat mengikuti pertandingan beberapa waktu yang lalu. Choirul Huda yang pada saat itu tengah bersiap menjga gawang tiba-tiba saja berbenturan dengan salah seorang pemain dari lawan Persela Lamongan yang mengakibatkan dirinya jatuh tersungkur dan langsung di larikan ke rumah sakit.

Menurut keterangan medis, Choirul Huda mengalami cedera yang cukup parah dibagian dada dan juga perut akibat benturan tersebut. Setelah melakukan beberapa tindakan ternyata takdir berkata lain, Minggu,15 Oktober 2017 Choirul Huda dinyatakan telah meninggal dunia. Sontak saja berita ini sangat mengejutkan bagi rekan-rekan sejawatnya dan di media sosial pun berhamburan ucapan bela sungkawa untuk almarhum. Tak terkecuali dengan artis papan atas Syahrini.

Kepergian penjaga gawang tersebut untuk selama-lamanya juga menarik simpatik dari artis cantik itu yang diketahui dari laman instagram miliknya. Dimana Syahrini juga mengucapkan bela sungkawa yang sebesar-besarnya atas kepergian dari Choirul Huda berupa video yang di unggahnya.

“Turut berduka cita atas pemain Persela Lamongan almarhum Choirul Huda. Semoga amal ibadahnya diterima Allah. Mari pemirsa kita berdoa menurut agama dan kepercayaan kita masing-masing. Berdoa mulai,” ajak Syahrini dikutip Kompas (17/10).

Tambahnya lagi oleh Syahrini, dia juga mengharapkan dengan adanya kejadian seperti yang di alami Choirul Huda ini bisa menjadikan pelajaran dan agar supaya tidak terjadi lagi hal yang demikian. Untuk pihak keluarga pun Syahrini juga tidak luput menyampaikan agar semua keluarga dan kerabat yang di tinggalkan bisa lebih sabar dan juga tabah dalam menghadapi semua ini, agar almarhum Choirul Huda pun bisa tenang di sisi-Nya.

“Semoga accident ini tidak terjadi kembali kepada pemain pemain sepakbola Indonesia. Semoga keluarga yang ditinggalkan bisa diberikan ketabahan. Turut berduka cita untuk keluarga yang sedalam-dalamnnya semoga diberikan ketabahan dan diberikan keselamatan dunia dan akhirat,” harapnya.

Seperti kabar yang beredar, Choirul Huda meninggal pada saat ia berusaha mengamankan gawang dari serangan pemain lain yakni Semen Padang yang membuat dirinya mengalami benturan keras pada bagian dada serta membuat jantung dan nafasnya terhenti yang biasanya juga disebut sebagai hypoxia.

Leave a Comment